SEHAT BUGAR DENGAN BERKEBUN
Bagi lansia yang sudah berusia 70 tahun, kesehatan merupakan barang mahal yang harus dijaga. Prinsip pencegahan lebih baik daripada mengobati harus betul-betul diterapkan. Berbagai artikel tentang kesehatan selalu saya baca. Saya berkesimpulan ada tiga hal yang harus mendapat perhatian utama : makanan sehat bergizi seimbang, istirahat yang cukup dan RUTIN BEROLAHRAGA. Arti berolahraga saya baca lebih pada MENGGERAK BADAN.
Kebetulan di depan rumah saya terdapat lahan kosong luasnya sekitar 1000 meter persegi milik pengembang yang tidak dimanfaatkan. Saya lapor Pak RT untuk saya kelola dan Pak RT mendukungnya.
Berbagai gerakan dalam BERKEBUN : berjalan, menyiram, mencangkul, mendangir, mengisi kantong plastik, menyapih, membersihkan gulma dan kegiatan lain merupakan gerakan olahraga. Olahraga ini yang saya lakukan rutin setiap hari sekitar jam 07.00 – 09.00. Udara pagi yang masih bersih ditambah mentari pagi yang diperoleh secara gratis dari Sang Pencipta memberikan kehangatan dan sekaligus vitamin D yang penting bagi tubuh akan menambah iunitas tubuh.
Tanaman yang saya usahakan tanaman untuk keperluan dapur : cabe (hijau, merah) , tomat, kangkung, terong (ungu, hijau), timun dan tanaman lainnya. Melihat benih tanaman berkecambah atau melihat saat tanaman mulai tumbuh dan berkembang atau melihat kumbang dan kupu-kupu hinggap di bunga tanaman atau melihatan tanaman berbuah rasanya sangat menyenangkan . Apalagi saat panen. Hasil kebun yang tidak seberapa selain untuk keperluan dapur juga dibagikan kepada tetangga terdekat. Bahagia rasanya.
Konon katanya, menikmati keindahan tanaman di kebun dapat dijadikan penyembuhan atau pemulihan diri dari gangguan psikologis seperti trauma, patah hati, dan sebagainya.
Apakah teman-teman pernah menikmati hangatnya mentari pagi.?
Olahraga tidak selalu mahal, berkebun merupakan salah satu bentuk olahraga. Lihat para petani kita dalam usia yang sudah masuk kategori lansia tetap sehat bugar.
Salam hangat selalu dari KRR BOGOR.
mBang Win, 22 Juni 2024